Description
Tragis nian nasib MS (15), siswi salah satu sekolah menengah kejuruan (SMK) negeri di Kota Bogor. Remaja putri ini tewas setelah dicekoki minuman keras (miras) oleh teman-temannya saat berkaraoke di sebuah pusat hiburan malam di Kota Hujan itu.
Kasus kematian putri pasangan Jajat Suprinatna (43) dan Suminarti (40) itu baru dilaporkan orangtuanya ke Polres Kota Bogor, Rabu (2/5). MS meninggal pada Minggu (29/4) siang setelah dilarikan ke RS Salak, Kota Bogor, Sabtu (28/4) malam, karena mengalami muntah-muntah dan kejang usai menggelar pesta karaoke pada Jumat (27/4) malam.
Saat ditemui di rumahnya di Jalan Pancasan Atas RT/RW 01/06, Kelurahan Pasirjaya, Bogor Barat, kemarin, Jajat dan Suminarti mengatakan, putrinya kejang setelah berkaraoke bersama teman-temannya di kawasan Bogor Tengah. "Jumat pagi, anak saya sekolah seperti biasa dan kondisinya sehat. Memang dia izin ke saya, pulang sekolah mau main ke rumah temannya, tapi enggak bilang mau karaoke," ungkap Suminarti.
Pada Jumat malam itu, kata Suminarti, MS bersama teman sekolahnya, Mega, bernyanyi di sebuah karaoke. Kebetulan, korban berteman dengan salah satu pegawai karaoke berinisial DN. "Dari pengakuan Mega ke saya, malam itu anak saya minta ditemani DN. Tapi karena dia kerja, DN mengontak temannya, DK," ujarnya.
Tak berapa lama, DK yang berstatus PNS di Jakarta datang dan mereka berkenalan. Pria itu lantas memesan minuman jenis Mansion. "Anak saya dipaksa minum. Setelah itu, anak saya langsung muntah dan kejang," kata wanita yang bekerja sebagai pengasuh bayi itu.
Saat kondisi MS terus-menerus muntah, baik DK maupun DN tak berusaha menghubungi kedua orangtua korban. DK malah membawa MS ke sebuah penginapan di Jalan Sholeh Iskandar. "Saya mulai khawatir, karena sampai Jumat malam anak saya belum pulang. Saya sudah coba hubungi nomor HP-nya, tapi enggak aktif, begitu juga nomor HP Mega," kata Supriatna dengan mimik sedih.
Keesokan harinya, Sabtu (28/4) siang, MS pulang ke rumah ditemani Amry, salah satu temannya. "Saat itu kondisi anak saya pucat dan terus muntah," tandasnya.
Karena kondisinya terus menurun, MS dilarikan ke RS Salak. Setelah dirawat selama 16 jam, MS tewas pada Minggu siang sekitar pukul 11.00.
| Credibility: |
 |
 |
0 |
|